Tuesday, January 10, 2012

Tugas 4

4.1

menolong > Seorang warga yang sedang berduka karena keluarganya ada yang meninggal, lalu  warga datang untuk menolongnya baik menyelawat, memandikan, mengkafani, maupun  menguburkan
kerja sama > warga bergotong royong untuk membangun sebuah pos ronda
kompetisi > dalam perlombaan antar RT (rukun tetangga) semua warga berjuang untuk mendapatkan hasil yang terbaik untuk lingkungannya dalam lomba kebersihan lingkungan
konflik > terkadang dalam sebuah musyawarah sering terjadi perbedaan pendapat, tapi dari salah satu di antara mereka tidak ada yang saling mengalah akibatnya terjadi konfik

4.2

Pelapisan sosial adalah pembagian penduduk kedalam lapisan lapisan kelas secara bertingkat. dimana baik dari ukuran kekayaan, kekuasaan dan wewenang ataupun ilmu pengetahuan, sehingga melupakan persamaan  derajat padahal kenyataannya di mata tuhan sama semua baik yang kaya, berkuasa, dan kepandaiannya
contohnya : seorang yang pintar tidak mau bergaul dengan orang bodoh karena bisa di anggap bodoh juga, tetapi bila di perhatikan dia bisa mengajarkan pada mereka ilmunya sehingga dapat menjadi nilai tambah baginya
   




Pemuda dan Identitas

Di pundak pemuda terdapat bermacam-macam harapan. Hal ini karena mereka diharapkan dapat menjadi generasi penerus, yag akan melanjutkan generasi sebelumnya. Mereka adalah generasi yang harus mengisi dan melangsungkan estapet  pembangunan secara terus menerus. Pada generasi ini terdapat permasalahan yang sangat bervariasi. Jika tidak diatasi secara professional, maka dikhawatirkan para pemuda akan kehilangan fungsinya sebagai generasi pembangunan.
Disamping menghadapi berbagai permasalahan, pemuda memiliki potensi yang melekat pada dirinya dan sangat penting artinya sebagai sumber daya manusia. Oleh karena itu berbagai potensi positif yang dimiliki oleh generesi muda ini harus digarap, dalam arti dikembangkan dan dibina,sehingga sesuai dengan asas, arah, dan tujuan pengembangan dan pembinaan generasi muda di dalam jalur-jalur pembinaan yang tepat serta dan senantiasa bertumpu pada strategi pencapaian tujuan nasional
Proses sosialisasi generasi muda sangat menentukan kemampuan seorang pemuda untuk menyelaraskan diri ditengah-tengah kehidupan masyarakt. Oleh karena itu, pada tahapan dan pengembangan dan pembinaannya, melalui proses kematangan dirinya dan belajar pada berbagai media sosialisasi yang ada di masyarakat, seorang pemuda harus mampu mengendalikan hidupnya di tengah-tengah masyarakat dan tetap mempunyai motivasi sosial yang tinggi. Dan mudah-mudahan dengan semangat dan motivasi ini, pemuda dapat mengembangkan segala potensi yang ia miliki sebagai mana yang pernah diungkapkan oleh bapak proklamator kita,  “berikan saya 10 orang pemuda, maka saya akan menggoncangkan dunia”.
Menelaah dari ungkapan tersebut, betapa pentingnya peran pemuda pada zaman dahulu bahkan sampai sekarang masih kita rasakan.Kita menyadari sesungguhnya pada era sebelum kemerdekaan, para pemuda dengan giat memperjuangkan kemerdekaan dari tangan penjajah pada waktu itu. Kalau dahulu berjuang melawan penjajah, sekarang beperan untuk mengisi kemerdekaan. Mudah-mudahan dengan kesadaran ini para pemuda dapat mengembangkan dirinya dalam masyarakat yang majemuk.

Monday, January 2, 2012

Kehidupan desa

Kehidupan di desa identik dengan kata sejukdan tenang tidak seperti di kota karena berada di pegunungan atau di dataran rendah yang belum terkena polusi udara. Pegunungan yang di hiasi pohon pohon yang tinggi menciptakan udara yang bersih, dan air yang jernih mengalir melewati sungai sungai. Terlihat tenag dilengkapi suara kicauan burung yang merdu. Di tepi sungai terdapat beberapa rumah yang terbuat dari kayusebagai pelengkap sebuah keharmonisan dan masyarakatnya dengan bahasa yang beragam, belum tercemar oleh bahasa gaul dari kota.
Tapi sayang fasilitas fasilitas masih kurang maju karena beberapa faktor seperti menjaga kelestarian alam maupun karena suatu aturan adat yang tidah boleh di langgar. Padahal pemerintah sudahberusaha semaksimal mungkin untuk memodernisasikan sebuah desa dari ke tertinggalan sehinnga masyarakat desa tidak di anggap kuno atau gagap teknologi (gaptek) menjadi sebuah desa yang hijau tapi tidak tertinggal dengan kemajuan jaman

Kehidupan kota

Siapa yang tak kenal dengan kehidupan di kota yang serba mewah, dengan gedung-  gedung yang tinngi menjulang, mobil - mobil dan kendaraan yang berhamburan di jalanan, menyebabkan sebuah polusi udara yang tidak tangung tangung . akibatnya sebuah kemacetan dan semakin panasnya udara di kota. Dan jika dilihat dari masyarakatnya yang terdiri dari berbagai macam suku, agama, bahasa, dan kebudayaan jika tidak terkontrol, akan terjadi ledakan penduduk secara besar besaran .
Dari masalah itu semua mungkin bisa diatasi dengan berbagai cara  seperti  : Memberikan tarif parkir yang tinggi terhadap kendaraan baik roda dua dan roda empat atau yang lainnya, sehingga banyak orang yang menggunakan jasa angkutan umum, Membatasi masuknya penduduk yang dating dari luar daerah setiap tahunnya. Merencanakan pembangunan rumah susun, sehingga banyak lahan hijau yang dapat menukar udara panas menjadi sejuk. Sayangnya pemerintah hanya dapat menjalankan sebagian program tersebut karena masih ada hal hal yang tak bisa di jelaskan

Penduduk dan Permasalahan

            Berbicara mengenai penduduk dan permasalahan, pikiran kita tidak bisa terlepas dari Kota yang relatif  lebih banyak masalah di banding desa. Khususnya masalah kepadatan penduduknya, banjir, dan lain lain. jika dilihat dari sudut demografis, yaitu bahwa kota itu pasti dihuni oleh penduduk yang relative besar. Kedua sosiologis, yaitu dilihat dari banyak aspek seperti hukum, ekonomi (Pusat Industri) dan social (personal). Jika pendapat ini dihubungkan dengan kota di Indonesia, maka Jakarta dapat dikatakan sebagai akumulasi dari semua aspek tersebut. Jakarta sebagai pusat ekonomi, social, budaya, hukum pemerintahan dan juga politik. Jakarta menjadi pusat segala peradaban yang terjadi di Indonesia. Semuanya ada di Jakarta. Masyarakat Indonesia memandang Jakarta sebagai tambang emas, karena semuanya ada di Jakarta. Oleh karena itu banyak para urban berbondong-bondong ke kota ini dengan tujuan dapat merubah kondisi perekonomian di desa.
 penyebabnya adalah Jumlah penduduk ditentukan oleh : 1. Angka kelahiran 2. Angka kematian 3. Perpindahan penduduk, yang meliputi :a. Urbanisasi, b. Reurbanisasi, c. Emigrasi, d. Imigrasi, yaitu e. Remigrasi, f. Transmigrasi. Yang menjadi focus penyebab kepadatan penduduk Jakarta saat ini adalah Urbanisasi. Dimana, fakta berbicara bahwa Ada banyak faktor yang memicu urbanisasi misalnya; modernisasi teknologi, rakyat pedesaan selalu dibombardir dengan kehidupan serba wah yang ada di kota besar sehingga semakin mendorong mereka meninggalkan kampungnya. Pendidikan. Faktor pendidikan juga sangat berpengaruh terhadap melunjaknya jumlah penduduk. Universitas terbaik di Indonesia baik negeri maupun swasta ada perkotaan termasuk di Jakarta. Lapangan Kerja. Jakarta sebagai kota besar dan berpenduduk banyak tentunya sangat menjanjikan untuk orang-orang kecil yang berniat untuk mencari sesuap nasi dikota ini mulai dari pedagang kaki lima (PKL), pedagang asongan, tukang ojek, tukang sngat menjanjikan untuk hidup.emir sepatu, buruh pabrik, pembantu rumah tangga, office boy, satpam, sopir, kondektur dll yang penting bisa bekerja tanpa nmempunyai keahlian khusus. Jika ditambah dengan orang-arang yang berkeahlian khusus yang didatangkan dari luar kota maupunh luar negeri untuk bekerja di Jakarta. Pusat Hiburan. Jakarta merupakan magnet dan pintu gerbang Indonesia. Indonesia mempunyai daya tarik tersendiri sebagai kota Jakarta dekat dengan tempat – tempat hiburanuk kota Jakarta mayoritas adalah para urban.
            Pasti ada dampak dari suatu hal yang berlebihan begitu pula overloadnya Jakarta. Kesesakan yang diakibatkan oleh berlebihannya pendduduk Jakarta mengakibatkan; Sifat Konsumtif, Kekumuhan kota, Kemacetan lalu lintas, Kriminalitas yang tinggi, Struktur kota yang berantakan, isu Jakarta tenggelam, Banjir, pelebaran kota dengan tata kota yang tidak baik, melonjaknya sector informal, terjadinya kemerosotan kota, dan pengembangan industry yang menghasilkan limbah.
Solusinya adalah pemerintah Jakarta memang mengambil langkah-langkah untuk membatasi urbanisasi. Pemerintah mengeluarkan peraturan yang membatasi masuknya migran ke kota, dengan hanya mereka yang telah dijamin pekerjaannya diijinkan untuk tinggal di kota, sementara petugas dari lembaga ketertiban umum kota sering melakukan serangan terhadap warga ilegal.

TUGAS 3

dalam kehidupan sehari hari perilaku sosial kita di pengaruhi oleh berbagai macam, mulai dari diri kita sendiri ataupun dari masyarakat yang ada di sekitar kita. dapat diamati perilaku sosial kita ada yang termasuk makro yaitu sebagai perilaku sosial individu dan nikro yang merupakan agen yang aktif dalam membentuk perilaku sendiri.

contohnya yaitu katakanlah ada seorang anak yang telah lulus sma dan bingung antara ingin melanjutkan kuliah atau kerja, dia bertanya pada temannya ada yang kerja ada yang kuliah ahkirnya memutuskan untuk kerja karena beberapa faktor juga. jika di lihat anak ini di pemgaruhi oleh teman temannya yang memilih kerja merupakan contoh makro sedangkan contoh mikronya dia lebih melanjutkan kerja karena untuk mengumpulkan uang untuk biaya kuliah

Sumber materi Ilmu Sosial Dasar dan di tambah sedikit oleh saya

TUGAS 2

Dalam kehidupan kita kenal tida karakter yang similiki manusia di antaranya :
Individu berasal dari kata latin “individuum” artinya yang tidak terbagi, maka kata individu merupakan sebutan yang dapat digunakan untuk menyatakan suatu kesatuan yang paling kecil dan terbatas.
contohnya : Anak kembar mungkin sekilas bisa di bilang mirip tapi jika di bandingkan lebih dalan pasti ada perbedaan pada ke duanya

Keluarga adalah unit/satuan masyarakat terkecil yang sekaligus merupakan suatu kelompok kecil dalam masyarakat. Kelompok ini dalam hubungannya dengan perkembangan individu sering dikenal dengan sebutan primary group. Kelompok inilah yang melahrikan individu dengan berbgai macam bentuk kepribadiannya dalam masyarakat.
contohnya : manusia adalah mahkluk sosial jadi tidak dapat hidup sendiri tanpa bantuan orang lain

Masyarakat adalah suatu istilah yang kita kenal dalam kehidupan sehari-hari, masyarakat kota, masyarakat desa, masyarakat ilmiah, dan lain-lain. Dalam bahas Inggris dipakai istilah society yang berasal dari kata latin socius, yang berarti “kawan” istilah masyarakat itu sendiri berasal dari akar kata Arab yaitu Syaraka yang berarti “ ikut serta, berpartisipasi”
contohnya : kegiatan bersih - bersih di setiap rt yang dilakukan secara bergotong royong

Sumber materi Ilmu Sosial Dasar dan di tambah sedikit oleh saya



TUGAS 1

Seperangkat pengetahuan dipersiapkan untuk mendapatkan kemampuan diantaranya :
Kemampuan Akademis adalah kemampuan untuk berkomunikasi secara ilmiah, baik lisan maupun tulisan, menguasai peralatan amalisis, maupaun berpikir logis, kritis,sistematis, dan analitis, memiliki kemampuan konsepsional untuk mengidentifikasi dan merumuskan masalah yang di hadapi, serta menawarkan alternative pemecahannya
contohnya : sekumpulan mahasiswa yang sedang bermusyawarah untuk memecahkan suatu masalah

Kemampuan Profesional adalah kemampuan dalam bidamg profesi tenaga ahli yang bersangkutan. dengan kemampuan ini, para tenaga ahli di harapkan memiliki pengetahuan dan keterampilan yang tinggi dalam bidang profesinya.
contohnya : seorang karyawan yang sedang bekerja dengan serius untuk mendapatkan hasil yang maksimal

Kemampuan Personal adalah kemampuan kepribadian. dengan kemampuan ini para tenaga ahli di harapkan memiliki pengetahuan sehingga mampu menunjukan sikap, dan tingkah laku, dam tindakan yang mecerminkan kepribadian bangsa indonesia, memahami dan mengenal nilai - nilai keagamaan, kemasyarakatan, dan kenegaraan, serta memiliki pandangan yang luas dan kepekaan terhadap berbagai masalah yang di hadapi oleh masyarakat indonesia
contohnya : seorang mahasiswa harus menunjukan sikap yang sopan terhadapyang tua maupun yang muda  serta peduli terhadap lingkungannya
Sumber materi Ilmu Sosial Dasar dan di tambah sedikit oleh saya